beberapa pertanyaan

ada yang ingin kutanyakan padanya, apa bnr kita tidak boleh menjadi pecinta cinta? karena beban menjadi pencipta cinta sangat sulit. dan aku rasa hanya Tuhan yg bisa melakukan itu semua. luar biasa bukan Tuhan itu? dan kamu sang pelawak dunia, apa benar kamu tidak boleh jatuh cinta pada salah satu dari orang yang kamu hibur? siapa tau kehadiran kamu sebagai pecinta akan lebih menghibur dia. lalu malaikat itu, yang selalu bisa menusuk hatimu, mempertanyakan keinginanmu . kemudian bagian “ingin”mu dipatahkan kembali oleh ucapannya tentang pilihan orang terpilihmu.

Advertisements

One thought on “beberapa pertanyaan

  1. Jawabanku untukmu wahai sang terkasih (judulnya alay ah!!)

    Kita lumayan banyak berbincang kemarin, tapi hanya sebagiam kecil saja yang serius dan menjawa pertanyaanmu, kan?
    Hahaha, kamu dan aku memang bodoh… banyak berbincang melalui tulisan tapi tak pernah berani bicara secara langsung bahkan lewat pesan singkat yang selalu terkirim pun tak pernah dibahas,…. Kita pengecut atau ……. ?

    Sudah kubilang kemarin, pertanyaan yang sama, akan mendapat jawaban yang berbeda jika dilontarkan oleh orang yang berbeda.
    Aku bertanya pada sang malaikat, dalam hal ini mengenai kasusku tentang seseorang, dan itu jawabannya. Jika besok aku bertanya hal yang sama, tetapi obyekku berbeda, jawabannya belum tentu sama. Bisa saja sang malaikat malah menyuruhku memperjuangkannya mati-matian.

    Satu, manusia diciptakan sebagai PENCIPTA dan PENCINTA CINTA. Namun dalam kasusku (lagi-lagi ini tentangku, sayang), aku hanya boleh menjadi pencipta cintanya. Bukan malah mencintai cintanya. Kamu benar, bahwa hanya Tuhan yang bisa berwujud tunggal sebagai Pencipta Cinta. Tuhan memang luar biasa… ^_^

    Dua, pelawak boleh jatuh cinta pada yang dihiburnya. Sangat boleh. Tapi, tidak pada kasusku yang sekarang. Aku harusnya hanya boleh menghiburnya, bukan jatuh cinta. Pelawak sangat sulit jatuh cinta. Kamu tahu kenapa? Karena kami terbiasa dengan hal-hal konyol, dan kadang terbawa dalam kehidupan, bahwa jatuh cinta adalah lelucon konyol. Tapi sekalinya kami jatuh cinta, akan sangat sulit dijatuhkan, dan tak mau cinta ini menjadi hal konyol. Pelawak menjadi serius pada dua kejadian, saat mencintai dan saat berdoa pada Tuhannya.

    Tiga, malaikatku nyaris sempurna. Saat permintaanku terlontar, ia bisa melihat dengan jelas, apa yyang kukatakan sedikit berbeda dengan apa yang aku inginkan. Dan dia membenci kebohongan. Dia menuntut kejujuranku. Dan saat kejujuranku terucap, dia mengarahkanku ke jalan kebenaran. Bahwa meskipun kebenaran itu pahit, tapi itulah kejujuran. Mengertikah kamu, sayang?
    Malaikatku tak pernah mematahkan keinginanku, tapi dia mematahkan hawa nafsuku.
    Dia selalu mengingatkanku untuk menjadi manusia tulus. Mencintai dengan tanpa perasaan ingin memiliki. Dan aku, harus bisa melakukan itu. Aku harus bisa sesempurna itu, agar aku tetap bisa menjaga semua tawa dan bahagia semua orang yang kucintai. Itu aku sayang, bukan kamu 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s