main api

aku menyalakan api itu.. api yang mungkin akan membakarku nanti. tapi aku bilang tidak, karena api itu terlalu kecil dan tak menyala biru untuk melakukan semua itu. lidah-lidah api itu hanya menjilat hatiku lemah.. dan aku masih mampu menahan panas baranya itu. aku hanya ingin dihangatkan olehnya, tak akan aku berlama-lama dan masuk ke pusat api untuk merasakan panasnya.. karena dari jauh, seperti halnya api unggun, aku pun bisa merasakan itu. seperti perpindahan zat secara radiasi, yang langsung, tanpa perlu media apa pun..

dari jauh aku bisa melihat indahnya lidah api itu menari, tapi dari dekat akan terasa panas dan aku akan berkeringat. dan saat itu mungkin pertanda aku harus mundur agar nyaman dan hangatnya tetap terasa.. 🙂 berhasilkah aku? yakinkan aku teman bahwa aku mampu berada di batas itu tanpa selangkahpun melewatinya.

Advertisements

2 thoughts on “main api

  1. Memang hangatnya yang membuat semua pemain terpesona!
    JIka panas n bara yang pertama mereka rasa, semua kisah tak kan ada!
    bagaimana aku bisa meyakinkanmu, jika ku sendiri tak yakin?
    Setidaknya aku akan terus berkomat-kamit utk mengingatkanmu, semoga itu akan berguna..
    huee!

    *sambil komat kamit =b
    (kek baca mantra aje!)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s