dua minggu

dua minggu yang mengubah hidupku dan kamu

dua minggu yang mendekatkan aku dan kamu

dua minggu dengan intensitas bertemu yang nyata

dua minggu dengan obrolan dan canda tentang kita

kisah pertama dari dua minggu: dua minggu itu singkat, sayang. tapi banyak hal yang terjadi dalam selang waktu itu. dari pesan singkatku yang pertama dengan cara yang kuno. balasan kamu yang singkat malam itu membuat aku melanjutkan semuanya di hari-hari berikutnya. pertemuan pertama kita yang tak terencana tapi menyenangkan. makan siang dan malam bersama yang membuat kita makin mengenal dan menghabiskan waktu sama-sama. suara kamu di sambungan telepon membuat aku makin terpesona. ternyata kamu sangat lucu. sampai satu malam kita pergi hanya berdua dan aku merasa sangat bahagia. seperti telah menemukan seseorang yang akan menjadi orang istimewa di hidupku. minum hot chocolate yang kamu suka (dan memang enak). di sana kita banyak bertukar cerita dan pengalaman. lalu hari-hari berikutnya seperti tiada hari tanpa kamu. bertemu kamu membuat aku ketagihan, mungkin seperti aku butuh rokok atau kamu yang butuh cokelat. kuakui hanya ada kamu saat itu di benakku. dan malam itu, malam di mana pertama kali aku menggenggam tanganmu dan kamu menggenggam balik. rasanya aku semakin yakin kamu orang yang akan menjadi seseorang dalam waktu dekat. selama seminggu setelah kejadian itu kita semakin dekat, seperti pasangan tanpa status. status pacar bukan hal nomor satu untuk kamu, tapi aku masih berkeinginan untuk hal itu. agar aku tahu sampai di mana batas hak dan kewajibanku. dan pertanyaanku yang terbalut canda tentang hal itu mendapat jawaban ‘iya’ dari kamu. kemudian hari itu menjadi momen sederhana yang indah untuk kita. you know it’s true, i’m glad i’ve found you.

kisah kedua dari dua minggu: kemarin kamu pergi untuk menikmati waktu dan hidupmu. peron kereta saat itu menjadi saksi betapa kita berlebihan. kamu dan aku berkaca-kaca saat kereta mulai berjalan. kita tak pernah menghadapi lebih dari tiga hari tidak bertemu. biasanya kepulangan kamu ke jakarta yang singkat saja membuat aku kangen setengah mati. lalu kali ini dua minggu? tak terpikir bagaimana menghadapi waktu ini tanpa kamu di hari-hariku yang biasa terisi dengan kebodohan kamu. mungkin ini menjadi pengalaman dan waktu untuk kita belajar tentang jarak. yang terpenting adalah masing-masing tetap percaya dan menjaga hatinya. bukan begitu, sayang? you know it’s true, i’m glad i’ve found you.


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s