salah atau bodoh?

ketika hati dipenuhi tentangnya dan aku tak punya hal untuk dikerjakan, ini sangat menyiksa. bukan fisik, tetapi hati. salahnya aku tak bisa berhenti dan masih punya daya untuk bertahan. salah atau bodoh? mungkin bodoh. tapi ini kelemahanku. saat perasaan ini untuknya, aku juga tak bisa melihat orang lain yang ada atau yang datang. semua pikiranku hanya terpusat padanya. salah atau bodoh? mungkin bodoh. aku manusia yang selalu bodoh masalah hati dan logikaku selalu kalah. tapi aku menyayanginya. salah atau bodoh? aku pikir tak keduanya. karena dia memang pantas untuk mendapat rasa itu dariku. hanya saja keadaan sekali lagi tak membiarkan aku untuk bersamanya. lalu aku harus bagaimana?

Advertisements

One thought on “salah atau bodoh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s