Sekarang dan Nanti

Seandainya tak ada bekas luka yang masih terasa, mungkin kita berdua sudah memilih untuk bersatu. Saling berjuang mempertahankan rasa yang kita sebut cinta. Tapi ketakutan akan luka yang lebih dalam lagi membuat kita meragu dan akhirnya mundur. Melepas hati masing-masing untuk kembali terluka lebih sedikit. Melepas masa depan yang belum diperjuangkan karena takut gagal mendapatkannya. Entah apakah keputusan ini baik untuk kita, jujur aku pun tak tahu. Mungkin kita butuh waktu untuk menyembuhkan luka di masa lalu dan nantinya kita bisa melanjutkan kisah ini, atau memang tak ada lagi jalan untuk kita.

Terima kasih untuk hal-hal yang telah dilewati, kenangan yang telah kamu berikan, semua rasa dan kepedulian dari hatimu. Sekarang kita memilih untuk berhenti dan mundur dari titik ini. Semoga ini tak menjadi luka yang baru.

 

“Don’t let the past ruins your future and happiness. Pursue it before we have no time for it.”

Advertisements

One thought on “Sekarang dan Nanti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s